Agar Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa
Agar Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Menjalankan ibadah puasa dengan kondisi tubuh tetap fit dan bugar
menjadi harapan setiap Muslim. Mengatur pola makan sehat saat berbuka
dan sahur ternyata menjadi kunci penting untuk menjaga tubuh tetap prima
selama berpuasa.
Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dian Caturini Sulistyoningrum
mengungkapkan, puasa dengan kondisi tubuh tetap bugar dan sehat dapat
dicapai dengan mengatur nutrisi agar optimal dan manajemen waktu makan
yang baik. Utamanya, saat sahur dan berbuka.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris
"Saat puasa
jendela makan menjadi terbatas dari jam enam sore sampai empat pagi,
waktu terbatas ini bagaimana kita bisa mengoptimalkan nutrisi masuk ke
tubuh yakni dengan mengatur asupan gizi tepat saat buka dan sahur," kata
Dian, Kamis (17/5).
Saat berbuka, dianjurkan memulai
dengan minum air putih untuk merehidrasi tubuh setelah lebih dari 12 jam
berpuasa. Selain itu mengkonsumsi kurma yang memiliki kandungan gula
alami dan sumber serat, sehingga bisa dengan cepat memulihkan energi.
Ia
mengimbau agar tidak makan buru-buru. Lulusan The University of British
Columbia itu menyarankan, lebih baik segera penuhi asupan cairan baik
dari air putih, jus buah, buah maupun makanan yang kaya cairan dan
serat.
Ketika buka, sebisa mungkin hindari minuman bergula
karena bisa cepat menaikkan kadar gula dan menyebabkan rasa kantuk. Ada
pula minuman bersoda yang justru memicu keinginan minum karena dehidrasi
dan kafein yang tingkatkan produksi urine.
Baca juga info : kursus
bahasa inggris di al azhar pare
"Kurangi juga
makanan berlemak tinggi, makanan yang digoreng, dan yang mengandung
kadar garam tinggi karena makanan asin justru membuat orang mudah haus,"
ujar Dian.
Mengatur pola makan waktu sahur juga tidak
kalah pentingnya. Dian mengatakan, menjaga pola makan sehat kala sahur
penting dilakukan sebagai energi, untuk memenuhi kebutuhan seharian
berpuasa.
Baca juga info : info
kursus bahasa inggris mudah
Namun, saat sahur asupan kalori perlu diperbanyak
dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang
bisa diperoleh dari makanan seperti ubi, singkong, jagung, nasi merah,
dan roti gandum.
"Pilih sumber karbohidrat dengan serat
tinggi karena makanan tersebut dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga
bisa menahan lapar lebih lama. Penuhi juga makanan tinggi protein dan
lemak sehat kala sahur," kata Dian.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Sama seperti waktu
berbuka, Dian menganjurkan untuk mengurangi makanan asin dan berminyak
karena akan cepat menyebabkan rasa lapar pada siang hari. Demikian juga
menghindari minuman yang mengandung soda dan kafein.
Selama
puasa, tubuh tetap membutuhkan asupan air putih minimal dua liter atau
delapan gelas per hari. Untuk menjaga asupan, bisa diatur konsumsi air
dengan minum dua gelas air putih saat buka, empat saat makan malam, dan
dua gelas saat sahur.
Selain menjaga pola makan saat buka
dan sahur, olahraga dengan pas dan sesuai porsi tetap dapat dilakukan
saat puasa untuk menjaga badan tetap fit. Tapi, ia menyarankan agar
memilih olahraga ringan seperti jalan, sepeda statis, dan aqua fit jelang berbuka.
"Prinsipnya
puasa tetap boleh berolahraga, tapi disesuaikan dengan porsi
masing-masing agar tidak meningkatkan dehidrasi," ujar Dian.
Baca
juga info : daftar kursus kampung inggris pare

Comments
Post a Comment